Sunday, March 22, 2009

Warta TangSel

Ada Apa Dengan Pejabat Tangsel?

 

Jakarta-Serpongkita.com-Tujuh dari sembilan pejabat teras Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak tampak batang hidungnya dihari pertama kerja. Para pejabat itu sepertinya masih lelah setelah melalui prosesi yang cukup menguras tenaga kala mengikuti pelantikan. Maklum saja, dipundak pejabat itulah maju mundurnya Kota Tangsel akan ditentukan.

Dan, menariknya, sebagian masyarakat sepertinya enggan untuk mencari tahu lebih jauh seputar mbolosnya para pejabat anyar tersebut. Bahkan nyaris tidak ada yang menaruh rasa curiga sedikitpun atas keteledoran yang telah diperbuat pejabat. Padahal sejatinya, hari pertama di isi dengan aneka kegiatan sebagai langkah permulaan dan sekaligus pijakan untuk menuju gerbang kemajuan serta kesejahteraan rakyat Kota Tangsel.

Kendati begitu, untuk sebagian masyarakat yang agak kritis, fakta mbolosnya pejabat anyar itu cukup mengundang spekulasi. Mereka menilai tidak ngantornya pejabat itu pasti ada penyebab dan faktor lain yang mesti dijelenterehkan ke ranah publik. Mengapa pasal? Itu tidak lepas dari jabatan publik yang dipangku para pejabat anyar itu. Jabatan publik itu tidak lahir dan  tercipta di ruang hampa. Karena itu, sepakterjang yang dilakukan pejabat bersangkutan tidak boleh mengorbankan kepentingan publik.

Pendeknya, apapun yang dilakukan pejabat pada praktiknya tidak boleh menyimpang dari koridor apalagi sampai mengorbankan pelayanan yang menjadi hak masyarakat.

Usut punya usut, kerisauan sebagian masyarakat atas tidak ngantornya para pejabat tersebut ternyata cukup beralasan dan menemui titik terang. Dari penelusuran reporter Serpongkita.com pasca pelantikan Selasa (17/3) lalu, ­­­­­­­­­­­­tepatnya sekitar pukul 22.30, tujuh pejabat menghadiri  pertemuan tertutup dengan perwakilan pentolan pejabat teras Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Para pejabat ini meluncur setelah pada sore hari pasca pelantikan mendapat Short Message Service (pesan singkat, Red) dari seseorang. Bunyi pesan itu memerintahkan pejabat untuk meluncur ke Penang Bistro, Apartemen Oakwood, di kawasan Mega Kunigan, Jakarta Salatan, lokasi digebernya pertemuan super penting itu.

Melalui pengintaian yang cukup alot, reporter Serpongkita.com akhirnya mendapat bocoran lebih lengkah seputar pertemuan tersebut. Dari sumber terpercaya, para pejabat tersebut diundang ke restoran elit itu, karena akan mendapat arahan dari Gubernur. Nah, ketika Serpongkita.com menelusuri pertemuan tertutup itu, turunlah seorang wanita dari mobil Mercedes Benz bernopol B  10622 TAA. Wanita itulah yang memberi arahan menggantikan posisi sang Gubernur.

Kala reporter kami mencoba menggali informasi seputar isi pertemuan, seorang pelayan bernama Sari mengatakan restoran sudah tutup. Tidak mau pulang dengan tangan hampa, Serpongkita.com terus memburu hasil pertemuan tersebut, nampak seorang pegawai Kecamatan Pamulang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.  Setelah ditelusuri kabarnya, para pejabat yang hadir di briefing untuk mengawal 2009 dan 2010. 

Dapat dipastikan dalam situasi pemilu saat ini diperlukan situasi yang kondusif untuk menjaga stabilitas keamanan pemilihan anggota Legislatif dan Pilpres serta di tahun 2010 akaan ada hajatan besar bagi warga Tangerang Selatan untuk memilih secara demokratis Walikota  Tangsel . (wan

Labels:

Monday, March 9, 2009

Sekilas Pandang Tangerang selatan

Kota Tangerang Selatan adalah salah satu kota di Provinsi Banten, Indonesia. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, pada 29 Oktober 2008.

Pembagian administratif

Kota Tangerang Selatan terdiri atas 7 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah kelurahan. Sebelumnya Tangerang Selatan merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Tangerang, kemudian ditetapkan sebagai kota pada tanggal 29 Oktober 2008.

Kota Tangerang Selatan terdiri atas:

Kota Tangerang Selatan

Lambang Kota Tangerang Selatan

Peta lokasi Kota Tangerang Selatan
Koordinat : -
Motto:
Provinsi Banten
Ibu kota {{{ibukota}}}
Luas 210.49 km²
Penduduk
· Jumlah 966.037 jiwa
· Kepadatan 1.880 jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 7
· Desa/kelurahan
Dasar hukum UU No. 32/2007
Tanggal 29 Oktober 2008
Hari jadi {{{hari jadi}}}
Walikota Shaleh MT
Kode area telepon 021
APBD {{{}}}
DAU Rp -

Tuesday, January 6, 2009

Memory of Pak Khoiruddien guru sharaf and Me...

Fuuiihhh... boring banget siang-siang bolong jam terakhir pula mata pelajaran Sharaf, Ku lihat Yati Bilondatu maju di depan berdiri tepat berhadapan dengan Pak Khoiruddin (udin Komenk julukan buat babe yang satu ini)..biasalah apalagi kalo bukan hafalan sharaf faala faili faalata..dst... (soalnya ilmunya gak nempel jee..nganti lali mbe'ann..) Lelah, letih,lesu...(wah kalo ini mesti minum sangobiyon kale..wakakakaak)sementara gw liat teman skelas yang di depan di belakang samping kanan kiri sibuk semua dengan urusan nya masing-masing, walaw kelihatan tenang seisi kelas tapi kegiatan didalamnya masing-masing punya kesibukan sendiri..
Gw lihat si Lilik Ptk lagi asik nulis ku tengok..alamak..??!!! lagi nulis surat cintrong berlembar-lembar, Juju dan Reny P.Bunyu entah lagi curhat apa..? Luhanah, Eli Yois tegal juga gak kalah seriusnya ngobrol sambil cekikikan.. Kuliat pak Udin comenk megang jengotnyanya yang tajem sambil tutup mata mendengarkan hafalan si yati, entah sambil tertidur aku juga gak pasti...
Bethe"Bethe..ach... kuliat Wahyu Eko lagi asik coret2 bukunya buat kaligrafi..aku beringsut pindah kebangku anak-anak Banyumasan (jawa ngapaKKh) kursi di samping Ayu Pwkt kosong.
Wah..gah bisa kayanya gw harus cuci muka nech kalo enggak bisa ketiduran di kelas..Gw izin kebelakang untuk cuci muka sambil mampir di kantin Pak Bon menghilangkan rasa lapar dan rasa kantuk yang menyerang..Belum lagi selesai cuci muka keluar kakak-kakak kelas gw yang cantik, kak lia..udah pulang ya..kak ? Iyha jawab Lia,
Enak banget kak..? Pak Jo (guru idola anak2) kan memang githu kalo sudah selesai mengerjakan tugas acara bebas boleh pulang..kakak kelas prilak-prilik depan kelas gw seolah2 memperolok kami yang sudah jemu di landa kantuk..pula
Akhirnya gw masuk balik ke kelas dan duduk tepat di samping si Ayu Pwkt,
Muncul ide cemerlang gw buat kelas biar rame.. Yu..Yu..Ajarain gw bahasa elo dong..!! Si Ayu langsung bisik-bisik ke kuping gw... Cha..Cha... Bilang gini..: " Pak Muleh...Pak' Muleh... Weteng Inyong Wes Kencot ..." ( dengan Logat medokkh' yang biasa gw denger dr genk nya Anak Banyumas..) Kontan Geerrr....EErrrr... Satu kelas...Ajaib..Rameee banget tanggapan anak-anak sekelas.. Tapi sapa sangka.. Muka Pak Udin Comenk Merah natap gw serem Banget...( masih gw inget tatapan sadis pak Udin Comenk).. Langsung dia bangkit dan berdiri dari kursi singgasananya Siapa itu ..??? sambil matanya melotot garang...?? Siapa itu..?? Pak Udin napsu menahan marahnya karena konsentrasinya tidur terganggu...Hehhehee gak dennk..dia marah kelas jadi gaduh...ribut dan sekelas Pro ke gw semua... mungkin karena tersinggu Pak udin langsung marah dengan lantang dia nyamperin meja Gw.." Pulanggg..!! sana Kamu Riza kalo tidak suka di ruangan ini...!! Sanaaaa...!!! Pulangggg....!!! Waduh gw panik juga liat pak udin ngamuk...sampe Syok kena usir Pak Udin.. !!! di samping gw si Ayu masih sempet-sempetnya nyeletuk..masih dengan logat Banyumasnya, Jawab Chaaa.... Laka Batire' .... ..Gak sangka celetukan gw yang kedua ini netralin hati pak Udin comenk...dan akhirnya Pak Udin sadar kalo anak-anak sekelas dah pada capek, lapar plus..plus...Ngauanntukkk....
abis kejadian yang ada takutnya ada lucunya ada gelinya(ama logat banyumas Inyongnya) akhirnya pak Udin Comenk ngizinin kita baca do'a ,salam dan pulang....
Pesan Moral buat para guru : " agar dalam proses KBM(Kegiatan Belajar Mengajar) hendaklah melihat SIKONTOL PANJANG( wehhh..Bukan Porno loch..Swearr) Si = tuasi KOndisi serta TOleransi yang PANJANG...(ngoten njehh..) murid kan juga manuasia...punya rasa Boring,Laper dan Ngantuk...dan seyogyanya untuk guru yang mengajar pada waktu-waktu yang berat hendaklah pintar-pintar memainkan situasi...kalo ngajar di selingi humor atau gak monoton di jamin..murid-murid gak bakal Nguantuuukkk!!! "
(Memori M3At kelas 4-C)